It's very important to pay attention to your behavior regarding your lifestyle, food you it, what type of cosmetic and body nurture products you use as that all affects you. People who try to eat healthy will not devour anything they think is tasty. They will learn what they need to put into their body in order to get the desired result, and they also check for any side effects that kind of diet may cause. The same goes with cosmetics and health products, you just have to know what you are putting on yourself and in what way is that going to help you. You first must understand your needs, and once you do you can find the right health and beauty product for you


Showing posts with label bahagia. Show all posts
Showing posts with label bahagia. Show all posts

Wednesday, August 5, 2009

Katak juga boleh bahagia ….. ?!

Sebenarya jati diri kita adalah bahagia, damai, dan suka cita. Pikiran yang tidak dibangun dengan baiklah yang menimbulkan perasaan tidak bahagia. Kebahagiaan adalah akumulasi dari perasaan hati - dari masa lalu sampai saat ini.

Pikiran yang negatip, akan membuahkan sikap yang tidak benar di dalam menghadapi sesuatu, serta menimbulkan perasaan tidak bahagia. Orang sering melihat keluar daripada ke dalam dirinya, rumput tetangga selalu nampak hijau. Itulah yang merupakan kelemahan diri kita, serta menjadi rintangan dalam mewujudkan kebahagiaan hidup.

Untuk dapat menikmati hidup bahagia diperlukan iman yang teguh, sikap mental yang tenang, terbebas dari perasaan kecewa, takut, cemas, sedih, marah, dendam, iri hati, dan segala yang negatif. Kesedihan, kecemasan, serta frustasi, harus diubah menjadi keceriaan, suka cita, semangat, dan harapan.

Harus sanggup menolak pikiran-pikiran yang meresahkan, serta melihat segala sesuatu dengan hati yang tenang dan hening. Dengan iman dan sikap mental seperti itu, akan dapat terbebas dari ketegangan, dapat merasakan kehidupan dengan lebih bahagia, dan kegembiraan ilahi akan memenuhi jiwa kita.

Karena itu, orang harus dapat menjaga kondisi rohaninya, membangun rohaninya agar semakin kuat, roh dan jiwanya selalu bersih, harmonis, sehat, dan damai. Iman semakin teguh, bijaksana, mampu menerima kenyataan dan segala kejadian yang dialami. Mampu mengatasi segala permasalahan, kesukaran, rintangan, godaan, dan penderitaan. Mampu menerima segala kekalahan dan kemenangan, suka dan duka di dalam perjalanan hidupnya sebagai pemberian Tuhan yang terbaik baginya.

Hendaklah selalu menjaga ketenangan hati, tidak mudah terganggu atau terusik oleh apapun juga, agar dapat menikmati hidup penuh kedamaian dan suka cita yang benar. Menjaga kesabaran hati untuk meneruskan perjalanan hidup yang penuh harapan. Optimistis, memiliki sikap mental positif, positive thinking, dan menolak mengatakan apapun yang serba negatif.

Para kaum bijak sejak jaman dahulu kala, mempunyai kebiasaan hidup - senantiasa menyediakan waktu khusus untuk menyendiri bersama Yang Maha Kuasa. Berdoa, bersaat teduh, mendengarkan suara-Nya, dan mengucap syukur dan memuliakan nama–Nya. Mereka menyadari bahwa saat bersama-Nya itu amatlah penting, agar semakin dekat dengan-Nya, memperoleh kekuatan serta semakin bijaksana.

Memang ketenangan batin itu tidak hanya di dapat pada saat menyendiri, tetapi dapat diciptakan setiap saat, di manapun dan kapanpun, bahkan di dalam keramaian dunia ini.

Suatu malam ada seorang suci yang sedang berdoa, ia diganggu oleh suara bersautan dari katak raksasa yang sedang berkerumun di sebelah rumahnya, “kung..kong..kek, kung..kok..kek”.

Semua usaha untuk mengabaikan suara itu tidak dapat berhasil, maka ia membuka jendela seraya berteriak: “Diam! Aku sedang berdoa”. Katak raksasa diam, menahan suaranya, menciptakan kesunyian malam yang menguntungkan bagi pendoa.

Kini suara katak raksasa itu tidak mengganggu lagi, tetapi ada suara lain yang mengganggu, ialah suara dari dalam dirinya sendiri. “Mungkin Tuhan senang dengan suara katak itu, bahkan sedang menikmatinya”.

Lalu sang pendoa kembali membuka jendela dan berseru: “Bernyanyilah!” Maka bergemalah suara nyanyian katak yang bersaut sautan memecah keheningan malam”.

Kini sang pendoa sudah tidak lagi terganggu ketenangan jiwanya oleh keramaian suara katak yang di luar, yang sedang menikmati kegembiraan mereka. Nyanyian katak itu malah memperkaya keheningan malam. Sang pendoa menyadari perlunya selaras dengan alam semesta, tidak terusik dengan apapun yang ada di luar. Dengan mereka yang sedang menikmati juga kesenangannya sendiri. Doa, ketenangan batin, bisa dilakukan serta dirasakan kapan saja, di mana saja, walaupan dan bagaimana juga.

Di dalam ketenangan batin, Allah menyatakan diri-Nya kepada kita; akan membuat rohani kuat, bijaksana, penuh suka cita. Memberi kita terang dan bimbingan di setiap hari sehingga kita dapat menjalani kehidupan ini dengan baik, serta bermanfaat bagi sesama.

Jika dibiarkan sendiri saja, kita tidak akan dapat membedakan yang mana jalan-Nya dan mana jalan dunia; kalaupun dapat melihat perbedaannya, tetapi tidaklah kuat bagi kita untuk dapat menolak tarikan dunia ini. Bersama-Nya, hidup kita akan bahagia *****

Technorati Tags:

Tuesday, July 14, 2009

Kuda liar ….. nasib baik apa buruk?

Sebetulnya – apa yang dinamakan nasib itu? Apakah kaya raya, sukses, dan bahagia itu juga merupakan nasib seseorang? Yang dikatakan nasib sesungguhnya hanyalah potongan peristiwa di suatu waktu, keadaan pada saat itu…..

Kehidupan ini selalu berubah, ada siang ada malam, suka dan duka silih berganti. Sedang pandangan manusia sangatlah terbatas, daya ingatnya juga tidak sempurna. Orang tidak bisa mengingat sepenuhnya keadaan yang lalu, dan tidak dapat melihat kejadian yang akan datang.

Sebagian orang merasa hidupnya tidak bahagia, sebab apa yang mereka dapatkan tidak sesuai dengan yang diharapkan. Lalu ada yang berkata, bahwa hal itu memang sudah nasibnya.

Manakala orang menghadapi situasi yang buruk dan merasa sudah tidak dapat mengatasinya, atau mengalami kejadian yang tidak menyenangkan serta tidak dapat menghindarinya, sering mengatakan itu sudah nasibnya. Orang tidak memiliki kesabaran yang mencukupi untuk menunggu waktu selebihnya sampai akhir.

Bilamana orang selalu melihat sesuatu keadaan atau kejadian yang tidak menyenangkan itu sebagai nasibnya, maka tidak bakal ada upaya yang serius untuk mengembangkan diri. Orang hanya menunggu, pasif, tidak proaktif, tidak ada perjuangan hidup, tidak akan ada perubahan, dan tidak ada gairah hidup.

Sebaliknya jika orang hanya mengandalkan kekuatan diri sendiri, merasa bisa melakukan apa saja dan tidak terbatas, maka akan over confidence. Bahkan dalam taraf yang ekstrem malahan bisa meniadakan keberadaan Yang Maha Kuasa.

Ada sebuah legenda tentang petani dengan kudanya. Di desa terpencil di pinggir hutan, tinggalah seorang petani yang mempunyai seorang anak laki-laki dan seekor kuda. Pada suatu hari kudanya lari, masuk ke dalam hutan dan tidak kembali lagi. Batapa sedihnya petani itu, satu-satunya harta yang ada sekarang hilang. Dan para tetangga bilang: “Malang benar nasib petani itu!”

Kemudian terjadi peristiwa lain. Beberapa hari kemudian kuda yang dikira hilang itu kembali lagi, masuk ke kandang, bahkan diikuti dengan seekor kuda liar. Tentu saja petani tersebut sangat senang sebab kudanya tidak jadi hilang, malah tambah satu ekor lagi. “Mujur benar nasib petani itu”, komentar tetangganya.

Hari-hari berikutnya anak petani dengan rajin melatih kuda hutan itu agar menjadi jinak, serta dapat digunakan sebagai kuda tunggangan. Namun sayang, kuda hutan itu masih sangat liar, sehingga anak sang petani tidak mampu mengendalikan dan jatuh dari kudanya. Ia menjadi cacat, kakinya timpang. Petani itu sangat sedih, anak satu-satunya cacat gara-gara kuda liarnya. “Malang benar nasib diriku”, keluh sang petani.

Kemudian, pada suatu waktu, terjadilah peperangan di negaranya, dan membutuhkan para pemuda untuk menjadi milisi. Pejabat militer datang ke desa-desa mendaftar para pemuda guna mengikuti wajib militer. Para orang tua yang anaknya diambil untuk mengikuti wajib militer sangatlah berduka, karena sudah sering terjadi mereka yang dikirim ke medan laga tidak kembali dalam keadaan hidup.

Pemuda pincang anak petani itu, tentu saja tidak memenuhi syarat untuk mengikuti wajib militer. Sang petani sangat bergembira karena anak satu-satunya masih dapat menemaninya hidup di desa terpencil. “Terimakasih ya Allah, Engkau mengijinkan anakku untuk tetap tinggal menemaniku”, demikian doa syukurnya.

Barangkali kita mengalamai suatu keadaan yang tidak diinginkan - segala hal yang dapat membuat orang menjadi jengkel, sedih, kecewa, marah, patah semangat, bahkan sampai kehabisan akal. Lalu sebagian orang menyesali jalan hidupnya, “Kenapa gerangan nasibku begini?”

Tetapi tahukah kita, apakah yang dinamakan nasib itu? Apa sebenarnya memang ada? Bagaimana mengetahui? Bisakah kita mengubahnya? Coba pikirkan, dari kisah petani dan kuda tadi, apa yang dinamakan nasib itu? Yang dikatakan nasib sesungguhnya hanyalah potongan peristiwa di suatu waktu, keadaan pada saat itu.

Tidak ada yang sesungguhnya nasib mujur atau malang, karena peristiwa di dalam kehidupan ini tidak ada yang tetap, akan selalu berubah, ibarat roda yang berputar. Anda berada di salah satu titik, pada suatu ketika ada di bawah dan di saat yang lain ada di atas, begitu seterusnya.

Kenyataanya, hidup ini memang tidak selalu sesuai dengan apa yang kita harapkan atau dengan rencana kita. Dan kita juga tidak dapat mengerti sepenuhnya, apa sesungguhnya yang menjadi rencana Allah. Manusia itu memiliki keterbatasan, tidak akan dapat menerawang rencana-Nya atas kehidupannya sampai akhir.

Yang penting, kita harus tetap berpengharapan, optimis, positive thinking, yakin sepenuhnya bahwa hidup kita ada di tangan-Nya, dan hari depan itu sungguh ada. Karena itu menurut pemahaman saya, apa saja yang benar, baik, mulia, suci, dan yang membawa manfaat pada diri sendiri, keluarga dan orang lain, itulah kehendak-Nya, yang harus kita lakukan.

Kita lakukan yang terbaik yang dapat kita lakukan! Berdoa dan berusaha, kerja keras, penuh semangat, dan pantang menyerah untuk mewujudkan harapan kita, mencapai yang terbaik di dalam kehidupan ini. Lalu terima segala apa yang merupakan hasil akhir, sebagai kehendak dan rencana-Nya yang terbaik bagi kehidupan kita, dan kecaplah betapa bahagianya hidup ini*****

Technorati Tags: ,

Sunday, July 12, 2009

Kebahagiaan Itu Hak Asasi

Manusia adalah insan yang mulia, berbeda dengan mahluk hidup lainnya. Pada mulanya, Sang Pencipta membentuk manusia dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya.

Allah itu sumber kehidupan serta kebahagiaan - jadi di dalam diri manusia ada roh kehidupan dan kebahagiaan. We were born to be happay!

Kita dilahirkan di dunia, untuk hidup bahagia, serta telah diberi kekuatan ilahi untuk mendapatkannya! Kebahagiaan adalah hak asasi manusia.

Setiap orang terlahir dengan identitas diri yang tak bisa diubah, misalnya ras, suku bangsa, warna kulit, dsb. Lalu memiliki identitas yang di dapat setelah dilahirkan dan bisa diubah atau dikembangkan, misalnya, nama, label yang diberikan orang lain, gelar, profesi, pendidikan, pengalaman, karakter dan sebagainya.

Kita perlu mengetahui identitas, mengetahui siapa diri kita ini sebenarnya, yang menjadikan begitu unik dan special. Bangga dengan sidik jari kita, dan mau mengembangkan identitas yang bisa diubah menjadi semakin lebih baik lagi.

Bila kita tidak mengenal atau tidak yakin siapa diri kita yang sebenarnya, dan menuruti pandangan orang lain tentang diri kita. Manakala kita tidak menghargai diri sendiri, tidak suka dan tidak mau menerima sebagaimana adanya, maka kebahagiaan akan terganggu.

Penyangkalan terhadap keadaan diri sendiri, adalah merupakan awal dari kekecewaan, kesedihan, dan ketidak bahagiaan. Sebaliknya, damai, suka cita, kesuksesan, dan kebahagiaan hidup akan terwujud, jika kita merasa nyaman dengan identitas diri sendiri, serta kualitas diri yang kita miliki.

Dengan menyadari serta menerima posisi kita di dalam rancangan agung Sang Pencipta, akan dapat merasakan betapa bahagianya menjadi yang “paling unik” sebagaimana diri kita apa adanya. Akan membuat kita lebih percaya diri, merasa mampu untuk melakukan segala sesuatu, dan sukses dalam pencapaian tujuan.

Kebahagiaan akan memancarkan cahaya hidup yang penuh sukacita, dan mengumandangkan lagu gembira di dalam kehidupan. Kebahagiaan akan berbuahkan kasih sayang, damai, sejahtera, sabar, suka cita, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, serta keberhasilan*****

Technorati Tags:

Saturday, July 4, 2009

Ada ….. Di Telapak Kaki?

Untuk intermezo – kadang-kadang saya blogging di sebuah café kecil, Hik-Hikan Plus. Julukan Hik itu sudah terkenal sejak zaman Solo tempo dulu - warung berjalan yang dijajakan di kampung-kampung dengan menggunakan angkring atau gerobag dorong. Dagangannya - ‘snack and beverage’, teh panas, wedang jahe, serbat, kopi, bermacam-macam makanan kecil dan nasi bungkus.

Sedang warung rakyat ini, menggunakan nama ‘hik-hikan plus’, karena memang ada ciri khasnya, selain makanan yang disajikan dipanggang lebih dulu, juga ada fasilitas tambahan, berupa layar lebar untuk menangkap siaran ‘Liga Inggris’ dari Indovision, dan ada free hot spot.

Warung hik itu dikelola para keponakan saya, chefnya, tukang panggang, pelayan, kebanyakan sarjana, dan ada yang menjadi PNS di Balai Kota. Ada perasaan terharu serta bangga melihat mereka bekerja dengan penuh suka cita.

Sebelumnya, pada kesempatan pertemuan keluarga besar, halal bihalal th. 2008, saya memang memberikan ‘kultum’ (kuliah tujuh menit), tentang teori Cashflow Quadrant dari Robert T Kiyosaki. Tentang alasan memilih pekerjaan berdasarkan factor keamanan dan kebebasan.

Hal ini saya sampaikan agar anak-anak muda yang sudah selesai pendidikannya tetapi belum mendapat pekerjaan - tidak hanya menggantungkan harapannya untuk menjadi employee, PNS atau bekerja di corporate saja. Tetapi mau mengerjakan apa saja yang bisa dilakukan, asal jangan menganggur.

Dan yang paling memungkinkan - menjadi Pewirausaha - selain bisa menciptakan kesempatan kerja, juga dapat memperoleh kebebasan - tidak bekerja untuk orang lain tapi untuk diri sendiri - mendapatkan financial freedom atau financial independent.

“Minum apa om?” Seorang pelayan menyela keasyikanku.

“Teh Poci! Jangan lupa jadah bakar, ya”, sahutku.

Tidak lama kemudian, pelayan yang insinyur tadi mengantarkan pesanan - teh poci - minuman teh yang disajikan di dalam teko dan cangkir yang semuanya terbuat dari gerabah, dan disajikan dengan gula batu. “Terimakasih mas”, ucapku.

Anakku yang di Jakarta kirim SMS, nampaknya ia senang juga - tahu ayahnya lagi menikmati “kebahagiaan” di warung hik. Sama bahagianya manakala kami sedang di Jakarta, ditraktir makan pizza atau sea food di restoran mahal.

Ya ….. ternyata belum tentu yang mewah dan mahal, yang dapat membawa bahagia. Yang sederhana, murah, dan hal-hal kecil juga dapat memberi rasa bahagia. Tidak perlu jauh-jauh mencari kebahagiaan dan tidak perlu menunggu. Di sini, sekarang, dengan apa yang ada, kita bisa menikmati juga. Pelanggan “hik-hikan plus” itu bukan hanya golongan kelas bawah, tetapi juga banyak tamu-tamu bermobil yang nampak sangat menikmati makanan murah dan suasana sederhana di situ.

Benar kata James Oppenheim, “The foolish man seeks happiness in the disrtance; the wise grows it under his feet”. Si tolol mencari kebahagiaan di kejauhan, sedang si bijak menumbuhkan kebahagiaan di bawah telapak kakinya.

Berhentilah mencari kebahagiaan di tempat tempat yang jauh, di luar diri kita, yang bersifat eksternal. Kita bisa menciptakan kebahagiaan dengan yang ada di bawah telapak kaki. Di dalam hati kita ada benih kebahagiaan, dan tinggal menumbuhkan saja.

“Kebahagiaan tidaklah diperoleh dari aneka pertemuan nasib yang besar-besar, yang jarang terjadi. Namun - kebahagiaan justru ditimbulkan oleh kelebihan-kelebihan kecil yang kita jalani saban hari”, kata Benyamin F.*****

Technorati Tags:

Sunday, June 21, 2009

Benih Kebahagiaan

Manusia dicipta untuk menguasai seluruh bumi dan segala isinya. Selain memberikan segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji dan pohon-pohonan yang buahnya berbiji, Allah juga menanamkan biji atau “benih kebahagiaan” di dalam diri setiap manusia.

Benih kebahagiaan itu disebut “harga diri, nurani, kemanusiaan, jati diri” - ialah manusia sejati yang selayaknya dapat menikmati kehidupan serta memperoleh kebahagiaan sejati.

Kita harus menyadari, bahwa setiap manusia adalah ciptaan Allah yang sangat berharga. Hidup kita, dan jati diri, potensi agung yang ada pada kita sejak dilahirkan, harus berada di atas segalanya. Harga diri atau jati diri merupakan aset yang sangat penting guna membangun kebahagiaan.

Oleh karena itu, jati diri tidak boleh dicemari oleh segala macam kenikmatan sesaat, uang, kekayaan, kekuasaan, ketenaran dan semacamnya. Semua itu harus diletakkan di bawah jati dirinya, agar kebahagiaan sejati tumbuh dan berkembang.

Ambisi yang berlebihan dan segala keinginan yang tidak terbatas, juga harus dibenamkan di bawahnya, sehingga tidak mengganggu kebahagiaan hidup. Segala rintangan, kesusahan, penderitaan, harus dapat dikalahkan, karena itu semua adalah proses yang perlu dilalui dalam perjalanan guna mencapai kebahagiaan.

Pernah mendengar cerita seekor keledai yang terperosok ke dalam sumur tua?

Karena segala upaya yang dilakukannya tidak berhasil mengentaskan dari sumur yang cukup dalam, pemilik keledai bersama tetangganya beramai-ramai menimbuni keledai yang memang sudah tua itu dengan tanah.

“Barangkali inilah cara terbaik, agar keledai tidak terlalu lama menderita di dalam sumur”, kata mereka.

Tetapi keledai itu tak mau dikalahkan oleh tanah yang mengguyur tubuh, ia tetap menari-nari, meloncat-loncat, menggoyangkan tubuhnya, sehingga tanah yang menimpa dan tertimbun di atas punggungnya jatuh berserakan dan diinjak-injaknya.

Melihat hal itu pemiliknya ikut merasa senang dan semakin berhati-hati memasukkan tanah ke dalam sumur, agar tidak melukai tubuh keledai. Makin lama, timbunan tanah semakin tinggi, dan keledai yang menginjak-injaknya juga semakin mendekati permukaan sumur.

Akhirnya keledai itu meloncat dari sumur yang hampir tertimbun penuh, berlari dan menari-nari, diiringi sorak sorai orang-orang yang berkerumun di situ.

Keledai itu mencintai hidupnya, biar sudah tua tetapi tetap berguna, tidak membiarkan dirinya ditimbun dengan tanah. Ia memilih kehidupan bukan kematian, menikmati hidup yang penuh harapan bukan berputus asa, ia singkirkan segala rintangan yang mengganggu kebahagiaan.

Bahkan dapat membawa kebahagiaan kepada orang-orang yang ada di sekitarnya. Lebih dari itu, keledai itu mampu memberi harga yang tinggi pada dirinya, tidak mau dirinya dikorbankan, ditimbun dengan tanah.

Kebanyakan orang juga pernah menanggung penderitaan, kesusahan, persoalan, kesulitan, krisis, yang menimbuni hidupnya. Namun segala penderitaan itu tidak perlu menghancurkan hidupnya - selalu ada jalan untuk mengatasi segala hal yang merupakan rintangan kebahagiaan.

Orang perlu memahami, menentukan, memilih alternative yang terbaik dan paling memungkinkan, berusaha untuk mengalahkan penderitaan dan rintangan. Timbunan tanah, juga berarti segala hal yang hanya memberi kenikmatan sesaat, seperti kekayaan, jabatan, kekuasaan, penampilan, gelar, ketenaran, dan sebagainya. Tidak selayaknya kita korbankan “nama baik” demi harta benda, kekuasaan, dan segalanya yang hanya untuk memuaskan nafsu saja*****

Technorati Tags:

Sunday, May 31, 2009

Mimpi Indah

Apa makna sebuah mimpi? Sebagian orang ada yang merasa perlu untuk mencari apakah arti mimpinya, dan sebagian yang lain tidak peduli. Ada yang menganggap bahwa mimpi itu bunganya tidur. “Don’t worry!”

Apapun pendapat orang, kenyataannya mimpi - memang sering datang walau tidak diundang. Ada mimpi yang terlupakan setelah bangun, ada yang teringat terus, ada mimpi buruk yang menakutkan, mimpi yang menyenangkan, dan ada yang mengherankan.

Namun ada juga “mimpi indah”, yang merupakan refleksi dari keinginan, harapan, serta impian yang ada di dalam angan-angan kita. Keinginan yang kuat, merupakan sebuah impian, yang akan terbawa dalam mimpi. Dan bila mampu memvisualisasikan di dalam pikiran, akan tertanam menjadi mimpi yang inspiratif, yang memberikan motivasi serta energi. Mimpi-mimpi indah ini wajib dipegang teguh, serta diusahakan sungguh-sunguh untuk mewujudkannya.

Orang hidup, sudah seharusnya mempunyai harapan, bahkan impian yang indah. Harapan dan impian, mambuat hidup ini menjadi bergairah, hidup tanpa impian ibaratnya langit yang tidak berbintang. Bila kita mempunyai impian yang benar, yang baik dan mulia, harus kita pegang teguh, jangan sampai tergoyahkan. Berbuatlah untuk mencapainya, dengan iman penuh percaya, maka impian akan menjadi nyata, seperti yang dialami Yusuf.

Suatu hari Yusuf menceritakan mimpinya kepada saudara-saudaranya, yang kemudian oleh mereka ditafsirkan, bahwa Yusuf ingin menjadi raja, dan ingin berkuasa atas mereka. Sehingga makin bencilah mereka kepada Yusuf. Tetapi Yusuf tidak mau surut, bahkan ia menceritakan mimpinya yang lain. "Aku bermimpi pula: Tampak matahari, bulan dan sebelas bintang sujud menyembah kepadaku".

Saudara-saudaranya menjadi iri hati kepada Yusuf, lalu bermufakat untuk membunuh si ‘tukang mimpi’ itu, dengan cara melemparkannya ke dalam sumur, agar mimpinya berakhir. Tetapi usaha mereka itu gagal, endingnya Yusuf malahan menjadi seorang penguasa di Mesir.

Karena impian yang diberikan oleh Tuhan, Yusuf mampu bertahan dalam kesulitan dan terus maju. Meski digoda oleh isteri Potifar, tetapi tidak pernah memadamkan impiannya. Bahkan Yusuf dilantik oleh Raja Firaun menjadi penguasa atas seluruh tanah Mesir. Pada saat terjadi bahaya kelaparan di tanah Kanaan, saudara-saudaranya datang ke Mesir. Dan benarlah bahwa “mimpi Yusuf” menjadi kenyataan. Sudara-saudaranya menyembah Yusuf!

Di dalam kehidupan ini, ada yang dinamakan alam bawah sadar, yang selalu bekerja untuk kita. Saya juga sering mengalami kebenaran ini, manakala ingin bangun pagi sekali, karena ada acara yang penting, kemudian mengatur alarm atau minta front office hotel membangunkan pada jam tertentu. Ternyata tanpa sadar saya sudah bangun dengan sendirinya, tepat pada saat alarm hampir berbunyi, sebelum petugas hotel membangunkan saya, ini hampir selalu terjadi.

Anakku Lisa mempunyai pengalaman yang unik, setelah menyelesaikan pendidikannya di University, ia rajin melamar pekerjaan. Suatu hari ia bermimpi bekerja di sebuah Bank, kemudian diturutinya mimpinya itu, ia mengirimkan lamaran.

Sehabis tes wawancara, baru tahu kalau Bank itu memang mengadakan recruitment, dan memasang iklan di sebuah harian, hanya saja ia tidak sempat membacanya. Sekarang ia tetap setia meniti karernya di bank tersebut, dan telah mendapatkan job sebagai asisten manager, di salah satu kantor cabang di Jakarta.

Berharaplah dengan sungguh akan segala hal yang menarik, indah, dan menyenangkan di dalam kehidupan Anda, lalu bawalah ke dalam mimpi. Hal ini akan menjadikan kehidupan Anda lebih bergairah, memberikan inspirasi serta motivasi, untuk melangkah maju kearah tujuan yang Anda inginkan.

Mimpi yang kuat akan dapat membuat pikiran terfokus dan terarah pada tujuan, sehingga semua usaha kita menjadi efektif. Keinginan kuat yang terbawa ke dalam mimpi, yang diikuti usaha keras dan tidak kenal menyerah, akan menumbuhkan rasa bahagia serta membuahkan sukses dalam segala hal.

Kita boleh mempercayai apa yang ada di dalam mimpi sesuai dengan parameter atau keyakinan yang dianut. Namun, untuk mewujudkan mimpi menjadi kenyataan, harus ada kemauan kuat dan langkah yang kongkrit, dengan sungguh-sungguh, dan tulus hati.

Mimpi-mimpi saya sewaktu masih kecil, yang kelihatannya tak mungkin, jika melihat kondisi riel pada saat itu, ternyata banyak yang menjadi kenyataan. Antara lain, dapat menyelesaikan pendidikan tinggi, serta dapat mencapai pangkat tertinggi sebagai PNS, dan masih banyak lagi.

Anda juga bisa menuliskan semua keinginan, mulai yang biasa-biasa, sampai yang spectacular, meski belum tentu dapat terwujud semuanya. Renungkan mimpi kita, alam bawah sadar akan merekamnya, lalu mulai bekerja untuk mewujudkannya.

Yang penting adalah, Anda harus dapat mengembangkan kepercayaan diri, dan melakukan tindakan yang antusias, terus menerus, konsisten, tidak kenal menyerah. Last but not least - sabar menunggu - berserah diri, dan apapun yang dapat Anda capai, haruslah diterima dengan iklas hati dan penuh rasa syukur, karena itulah yang terbaik bagi hidup Anda pada saat ini.

Harapan dan keinginan merupakan dasar untuk menentukan tujuan. Namun - masih diperlukan tindakan selanjutnya, agar dapat terwujud. Bayangkan dengan seksama seperti apa gambaran masa depan Anda, Kemudian tentukan mana saja yang sungguh-sungguh diinginkan, yang menyenangkan hati serta sesuai dengan nilai-nilai yang Anda anut. Selanjutnya - tentukan tujuan hidup Anda, dan pastikan bahwa tujuan yang telah dirumuskan itu dapat membawa kearah tercapainya impian, dan harapan hidup bahagia*****

Technorati Tags:

Health First

Health is something that no individual can live without, we all strive for a healthy life. The reason why health and beauty are important to us is that they state how much we care about ourselves. A person who takes care of his health by working out and eating healthy and a person who nurtures his or hers body shows us a line of discipline that can be reflected in all areas of life.

It's very important to pay attention to your behavior regarding your lifestyle, food you it, what type of cosmetic and body nurture products you use as that all affects you.

There is no point in using a product for skin problems that is not going to work or is not compatible with your skin and you just end up making the situation worse.

People who try to eat healthy will not devour anything they think is tasty. They will learn what they need to put into their body in order to get the desired result, and they also check for any side effects that kind of diet may cause.

The same goes with cosmetics and health products, you just have to know what you are putting on yourself and in what way is that going to help you.

In order to obtain health and beauty you must look out for your needs, many people tend to get health crazy and listen to any advice that they come by and they end up hurting their body more. You first must understand your needs, and once you do you can find the right health and beauty product for you. Going to a doctor will surely help you to get a few basic ideas what you need, so you should start from there.


SHOP NOW & SAVE - Books, Music, Kindle, and MORE

Books, Movies, Music & Games, Digital Downloads, Kindle, Computers & Office, Electronics, Home, Garden & Pets, Grocery, Health & Beauty, Toys, Kids & Baby, Clothing, Shoes & Jewelry, Sports & Outdoors, Tools & Home Improvement, Automotive & Industrial, and more > click BANNER bellow